Postingan

buruh dalam perjuangan hidupnya

Gambar
Oleh: Redaksi Kita bisa menyebutnya, kaum buruh tergolong dari kelas masyarakat terbawah, kebutuhan hidup terbatas, dan rela menggantung nasibnya di bawah perintah para pemilik pemodal. Pekerjaan mereka seperti melawan badai di tangah lautan,  semua itu demi kepentingan. Di sanalah mereka berjuang, memperbaiki nasib, agar hidup mereka lebih layak, juga bercukupan. Kaum buruh yang bekerja dalam sebuah pabrik, diperlakukan layaknya serdadu, diatur dan bentuk. Mereka bukan hanya tunduk terhadap perintah sang pemilik, mereka juga diperbudak oleh mesin-mesin produksi dalam proses jam kerja. Semakin banyak kekuatan fisik dikorbankan, semakin bagus juga hasil yang produksi. Dengan hal ini, betapa pentingnya mereka, buruh sebagai relasi penyalur pendapatan. Di Dalam perusahaan, buruh tak memiliki waktu untuk mengetahui hal itu, yang terpenting baginya, hanya terus bekerja demi sebuah upah. Mungkin inilah sebuah keterpaksaan, terjadinya teralienasi dari dirinya. Mereka yang sada...

Layaknya bangunan tua, kantin kampus kini tak berfungsi

Gambar
ANTONSAKURA YPUP- Sudah beberapa bulan atau setahun lebih kantin kampus tidak berfungsi, yang dulunya ramai dipenuhi para mahasiswa yang nongkrong. Saat ini terlihat seperti bangunan tua, plafonnya sudah rusak sampai runtuh. Sebagian mahasiswa mungkin bertanya-tanya mengenai hal itu, mengapa fasilitas kantin dibiarkan terlantar begitu saja. Atau pihak kampus memang segaja membuatnya seperti itu. Hal ini kita tak perlu terlalu menilai dengan buruk, melihat fasilitas-fasilitas kampus lain seperti bangunan perkuliahan, koridor, dan pendopo yang kini habis renovasi, warna bangunannya sudah dicat. Mungkin setelah itu kantin akan diperbaiki juga.  Kantin sangat penting bagi setiap kampus, karena biasanya ketika ada kunjungan mahasiswa dari kampus lain atau akademisi, terus melihat kampus tak memiliki kantin, secara tidak langsung itu akan berdampak negatif terhadap kampus. Contoh sederhananya, di saat ada calon mahasiswa baru yang ingin berniat kuliah di kampus tersebut, bias...

Mahasiswa apatis.

Gambar
Oleh: Alif Rahmat Melihat aktivitas mahasiswa saat ini, bisa dibilang mengalami penurunan semangat belajar, berorganisasi atau berdiskusu semakin sulit, dikarenakan dominasi lingkungannya, seperti kegiatan hedonis yang masuk dalam lingkungan kampus. Kita sebut multitasking, aktivitas yang berlipat ganda, yang berarti sebuah keberlimpaan aktivitas. di mana seseorang ketika sedang belajar di sisi lain di juga sedang membalas chat atau bermain facebook, bermain game dan juga sambil menyantap makanan. Hal-hal sekecil inilah yang memecah konsentrasi mahasiswa untuk fokus dalam belajar. Mahasiswa kesulitan mengembangkan komitmennya untuk berwawasannya, apalagi aktif berorganisasi, alasannya mau fokus kuliah, tetapi kuliah pun juga malas-malasan. Berbicara soal kenyamana, mahasiwa lebih banyak menghabiskan waktunya di media sosial, menyapa teman dekatnya, melihat postingan-postingan terkini, atau menonton video tiktok. Nah, ini yang mesti disadari, setidaknya mereka bisa sadar sed...

Akibat terkena banjir, warga Jln. Andi tondro mengungsi ke gedung perkuliahan kampus YPUP Makassar.

Gambar
ANTONSAKURA YPUP- Sejak senin tanggal 13, Februari 2023, kota Makassar dilanda badai hujan deras, beberapa titik di pusat kota Makassar, juga di rumah pemukiman warga terkena banjir setinggi di atas pinggang. Dari informasi yang beredar bahwa cuaca buruk di sulawesi selatan diprediksikan mulai tanggal 13 hingga tanggal 16. Dampak dari turunnya hujan deras di sertai angin kencang, jln. Andi tondro ikut terkena banjir dan warga bergegas mencari tempat yang paling aman, para warga memilih mengungsi ke kampus YPUP (Yayasan pendidikan ujung pandang).  Dari sumber informasi yang kita dapat dari akun Instagram STKIP YPUP, mereka dievakuasi ke kampus YPUP ke gedung perkuliahan. Tercatat jumlah pengungsi sebanyak 262 jiwa (68KK) dengan rincian: bayi 12, balita 23, dewasa 227, total 262. Saat ini telah didirikan posko siaga di depan kampus YPUP Makassar. Berharap semoga cuaca buruk ini segera berlalu, meski belum pasti diketahui kapan berakhirnya. Walikota Makassar mengeluarkan p...

Adakan baksos, mahasiswa KKLP STKIP YPUP, Kel. Pasir putih, Kab. Sinjai. Ajak masyarakat gotong royong di dusun manyaha

Gambar
ANTONSAKURA YPUP- Mahasiswa KKLP STKIP YPUP Makassar, angkatan 62, sudah berjalan hampir sebulan. Kulia kerja lapangan plus (KKLP), sangat penting bagi mahasiswa untuk menambah pengalaman belajar mereka di lingkungan praktek, juga berhubungan langsung dengan masyarakat sekitar.  Mahasiswa KKLP STKIP YPUP, yang berposko di Kel. Pasir putih, Sinjai Borong, Kab. Sinjai, yang tergabung dari tiga jurusan, yaitu; bahasa inggris, matematika, dan penjaskesrek. Kali ini mereka mengadakan bakti sosial di dusun manyaha. Mereka mengajak masyarakat di sekitar untuk ikut bersama membersihkan lingkungan di tepi jalan poros Manyaha-paropo. "Keagiatan ini merawat kebersamaan, juga persahabatan, karena persahabatan itu bagaikan kepompong," ucap salah satu mahasiswa KKLP, sambil tertawa. Selain melakukan kerja lapangan, mereka juga membentuk kebersamaan selama berada di daerah tersebut. KKLP bukan hanya soal belajar dilapangan, tetap bagaimana menjaga kekompakan dalam melakukan kegi...

Genangan air yang sebatas di atas mata kaki di sekitar pendopo, masih menjadi langganan setiap musim hujan

Gambar
ANTONSAKURA YPUP- Sudah hampir seminggu hujan terus turun, sejak memasuki tahun 2023, angin kencang yang disertai hujan deras, menjadi ancaman banjir atau meluapnya saluran-saruan air selokan sekitar kota makassar, terutama di kampus YPUP, di sekitar pendopo yang sudah sejak lama terus berlangganan dengan genangan-genangan air hujan, bahkan pernah meluap hingga masuk ke dalam pendopo. Saluran-saluran air yang ada di sekitarnya belum mampu menampung dan membuatnya mengalir keluar, beberapa selokan yang tertutup oleh sampah-sampah daun kerin dan plastik, hingga lubang tempat air keluar tersumbat. Cukup memakan waktu sampai dua hari atau tiga hari air sudah surut. Hal seperti ini butuh penanganan yang serius dari pihak kampus, agar halaman kampus tetap terjaga kebersihannya dan indahannya. Musim hujan memang selalu membawa banyak kotoran, seperti ranting-ranting pohon kering, sampah plastik yang ada di selokan naik ke daratan. 
Gambar
ARITMATIKA HIMATIKA WOKSHOP PENELITIAN LPM antonsakura (12/12/2019). puluhan mahasiswa memenuhi Balai Bahagia YPUP dalam rangka Ajang Kreativitas Mahasiswa Matematika Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika (ARITMATIKA HIMATIKA) yang dilaksanakan pagi tadi pukul 10.00 wita.  ARITMATIKA  kali ini berupa Workshop Penelitian dengan mengangkat tema "Pengembangan Kuakutas Berpikir Ilmiah Melalui Pendekatan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif". Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua STKIP-YPUP makassar,  bapak Muhammad Nurhusain,  S. Pd., M. Pd. "Kegiatan ini sangat diapresiasi karena dapat sangat membantu adik-adik dalam menyelesaikan tugas akhirnya sebagai mahasiswa yaitu penelitian", ujarnya. Kegiatan-kegiatan seperti mesti terus di hadirkan dalam lingkungan kampus, sebagai bentuk memberi pemahaman baru terhadapa mahasiswa YPUP.. (ANS35)