Postingan

Mahasiswa dan Budaya Literasi

Gambar
Kita perlu akui, bahwa budaya membaca di negeri kita ini sangat rendah, mungkin sampai saat ini, bahkan di lingkungan kampus, perkembangan zaman sangat mempengaruhi akivitas manusia. Mahasiswa saat ini bagi mereka membaca adalah hal yang membosankan, tak ada hal-hal yang memuaskan yang bisa diraih, inilah membuat aktivitas literasi kampus menjauh, maka kebanyakkan dari mereka lebih memilih hidup realistis. Membaca buku, menulis, atau berdiskusi, tak memiliki nilai. Mengapa demikian, semua tak lepas dari konteks lingkungan, apa kecenderungan mahasiswa saat ini? Menurut saya, gaya hidup yang instan, apa yang ingin mereka lakukan ada unsur kesenangan, seperti hobi jalan-jalan, bermedia sosial sambil rebahan berjam-berjam, dan yang paling sering terlihat adalah bermain game hingga lupa waktu. Jika situasi ini terus mempengaruhi, maka wajar saja budaya literasi sulit tumbuh. Pada akhirnya, mereka bermasa bodoh, menangapi persoalan lingkungan secara kritis itu tidak penting. ...

Mahasiswa dan Literasi

Gambar
Oleh: Redaksi Kita perlu akui, bahwa budaya membaca di negeri kita ini sangat rendah, bahkan sampai saat ini, terutama di lingkungan kampus, perkembangan zaman sangat mempengaruhi mahasiswa saat ini, bagi mereka membaca adalah hal yang membosankan, tak ada hal-hal yang memuaskan yang bisa diraih, inilah membuat kegiatan literasi kampus menjauh, pada akhirnya kebanyakkan dari mereka lebih memilih hidup realistis. Membaca buku, menulis, atau berdiskusi, tak memiliki nilai. Mengapa demikian, semua tak lepas dari konteks lingkungan, apa kecenderungan mahasiswa saat ini? Menurut saya, gaya hidup yang instan, apa yang ingin mereka lakukan ada unsur kesenangan, seperti hobi jalan-jalan, bermedia sosial sambil rebahan berjam-berjam, dan yang paling sering terlihat adalah bermain game hingga lupa waktu. Jika kondisi seperti ini terus mempengaruhi, jadi wajar saja, budaya literasi sulit tumbuh. Pada akhirnya, mereka bermasa bodoh, menanggapi persoalan lingkungan secara kritis itu...

HIMATIKA STKIP YPUP telah mengadakan pengukuhan anggota baru dan musyawarah besar angkatan ke-2

Gambar
ANTONSAKURA YPUP- Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA), mengadakan kegiatan "Pengukuhan anggota baru dan Musyawaran besar angkatan ke-2", yang berlokasi di dua tempat, yaitu kampus dan baruga paralegal, pada tanggal 8-9 Desember. Kegiatan pengukuhan anggota baru bertempat di kampus YPUP, dan berlanjut Musyawarah besar (MUBES) di baruga paralega. Kegiatan ini menjadi upaya membangun semangat organisasi HIMATIKA yang kokoh, dan kembali menghidupkan LEMKA di kampus YPUP.  "Semoga HIMATIKA STKIP tetap menjadi pondasi yg kokoh, dan harapan saya semoga seluruh HMJ bisa kembali menghidupkan LEMKA STKIP YPUP," ucap Ajen, selaku senior Mahasiswa jurusan Matematika. Dengan adanya kegiatan seperti ini, sebagai bentuk semangat para pengurus Himpunan, dalam upaya mengembalikan semangat berorganisasi di lingkungan kampus.

LANDAS KE 20 UKM Bengkel Seni YPUP

Gambar
ANTONSAKURA YPUP- UKM Bengkel Seni YPUP (BSY), baru saja selesai mengadakan kegiatan LANDAS KE 20 pada tanggal 3-5  November 2023, berlokasi di Desa Lonjoboko, Kec. Parangloe. Dengan jumlah peserta yang ikut 18 orang. LANDAS adalah singkatan dari latihan dasar seni. adapun proses kegiatan LANDAS yaitu: open recruitment, lacak minat bakat, indoor, dan outdoor. Dengan mengikuti rangkaian kegiatan ini, anda akan menjadi bagian dari UKM Bengkel Seni YPUP (BSY). UKM Bengkel Seni YPUP (BSY), menjadi tempat bagi mahasiswa yang memiliki jiwa bakat Seni untuk disalurkan. Pastinya, dip UKM Bengkel Seni YPUP (BSY) selalu menciptakan bakat-bakat baru yang hebat dalam proses pengkaderan.

kekuasaan

Gambar
Kekuasaan adalah tempat semua kejahatan dilakukan, yang semau-maunya dalam memberi perintah, mengatur, dan membentuk. Juga berhak dalam memutuskan dan menghukum, meskipun menyakitkan pihak lain. Kadang tak ada torelansi, atau ruang dialog begitulah mereka, seenaknya dan menolak membuka diri. Hak kekuasaan tak terbatas, itulah yang menjadikan mereka bebas melakukan tindakan. Apapun itu, dirinyalah yang punya kuasa untuk mendefinisikan kebenaran. Jika ada yang berani menolaknya, itu dinilai sebagai perlawanan. Penguasa selalu memposisikan dirinya sebagai kebenaran tunggal, bahwa kebenaran hanya ada dalam wilayah kekuasaannya. Dialah otoritas, dalam memberi aturan terhadap masyarakat. Pembentukan moral juga terjadi, menciptakan tradisi yang tunduk terhadap penguasa, tak ada memberontak, atau kelompok yang suka mengkritik. inilah mekanisme kekuasaan, yang ditanamkan dalam struktur. Sikap kekuasaan mengontrol kehendak orang-orang yang lemah. Jika melanggar, akan dibenarkan dan d...

Matinya lembaga kemahasiswaan dan para pihak yang menutup mata.

Gambar
Oleh: Redaksi kini BEM dan SENAT sudah tinggal kenangan, kata mahasiswa di kolom komentar, bisa dibilang seperti itu. Sebuah kampus di mana lembaga tertinggi telah mati. Dulu kita sering mendengar ketua-ketua yang terpilih, mereka selalu memiliki gagasan besar terkait masa depan lembaga, dengan berbagai konsep yang disampaikan lewat kata-kata yang dituturkan begitu rapi, namun lihatlah sekarang, semuanya hanya sebatas gagasan, yang sebenarnya demi adanya sensasi di lingkungan kampus. Jika berorganisasi hanya sekedar berkata-kata dan bukan lewat kinerja praktisi yang lebih subtansi, pada akhirnya mahasiswa yang berada di lembaga kemahasiswaan hanyut dalam hal-hal yang omong kosong. Bukan cuman itu saja, juga banyaknya kasus-kasus dalam internal lembaga kemahasiswaan membuat citranya menurun, tak ada yang beres, kegiatannya pun hanya itu-itu saja, membosankan, dari situ bisa dinilai, tak ada yang betul-betul serius untuk berlembaga. Ditambah lagi kepedulian pihak kampus terha...

Hilangnya kepedulian mahasiswa yang aktif di lembaga, menjadi penyebab mati BEM STIE dan SENAT STKIP

Gambar
ANTONSAKURA YPUP- Badan eksekutif mahasiswa (BEM) dan Senat Mahasiswa (SENAT), saat ini tak lagi terdengar aktivitasnya, bahkan berbagai komentar muncul dari kalangan mahasiswa, bahwa dua lembaga tersebut telah dianggap mati. Informasi yang kami dengar dari mahasiswa, Katanya BEM dan SENAT terakhir kali beraktivitas di tahun 2019, kini sudah memasuki 2023, sudah empat tahun mereka tidak ada. Beberapa hari yang lalu, berita terkait dua lembaga ini muncul di media Antonsakura YPUP, mempertanyakan ke mana BEM STIE dan SENAT STKIP. Berita tersebut berhasil menarik perhatian beberapa alumni untuk berkomentar, memberi kritikan, sampai mempertanyakan terkait masalah apa yang terjadi.  Jika kita bertanya-tanya, mengapa bisa terjadi seperti itu, Hal ini akan memunculkan pertanyaan selanjutnya, ke mana mahasiswa yang aktif di lembaga kemahasiswaan? Mengapa mereka berdiam diri dan membiarkan BEM dan SENAT mati begitu saja, apakah kepedulian mereka terhadap lembaga memang sudah tid...